Get Well Soon, Prof :)

Tiba-tiba pengen bercerita tentang Beliau.

Ah..rasanya baru kemarin aku menemui beliau di kantornya. Masih jelas terbayang cara beliau berbicara, berdiskusi hangat denganku, dan menyarankan hal-hal penting untuk penelitianku. Ya, Beliau adalah penasehat sekaligus pembimbing skripsi, Prof. Herry Suhardiyanto, M.Sc.

Rabu kemarin, 24 April 2013. Aku resmi menanggalkan status sebagai mahasiwa. Kalau kata orang-orang sih lulus secara de Jure bukan de facto lagi. Meskipun udah lulus dari bulan desember, tapi harus rela menunggu sampai bulan april sesuai dengan aturan perwisudaan yang sudah menjadi rutinitas upacara pelepasan status sebagai mahasiswa.

WISUDA adalah upacara yang sangat aku nanti. Selain alasan karena mengajak orang tua dari jawa ke kampus untuk kedua kalinya setelah upacara penerimaan mahasiswa 4 tahun yang lalu, yang special dari acara wisuda adalah perasaan membahagiakan di-wisuda langsung  oleh bapak dosen pembimbing sekaligus bapak rector, Prof.Herry Suhardiyanto, Msc.

Kakak kelas pernah berkata “Wah…pak Herry pasti senang, kalian  diwisuda barengan”.

Kalian adalah aku, derry, dan nufu. Kami bertiga adalah teman seperjuangan selama penelitian,skripsi hingga sidang pun kami harus lakukan dalam hari yang sama, kami bergantian masuk ruang sidang dengan dosen pembimbing yang sama,ya Prof.Herry Suhardiyanto.

Hari rabu kemarin, kami diwisuda bersama. Ah senang sekali rasanya berjuang skripsi dan nol hingga lulus selalu bersama. Yang paling mengesankan dari semua perjuangan itu adalah menunggu pak rector sekaligus dosen pembimbing di ruang beliau untuk konsultasi. Kalau boleh diasumsikan, menunggu dosen pembimbing sekaligus rector itu bagai menunggu antrian pasien di dokter yang panjang banget antriannya terus pas masuk ruang dokter nggak ada penyakit apa-apa, hanya berkonsultasi sebentar dengan dokter . Bisa dibayangkan seperti apa? Hehe😀. tapi justru itu yang membuat  semakin lengkap perjuangan kami.

Dihitung-hitung nih ya, dari proposal, pra penelitian, penelitian, skripsi sampai revisi hasil sidang itu satu tahun. 3 Bulan proposal  (Desember 2011 – Februari 2012)  ,  2 Bulan ambil data ( Maret –April), 2 Bulan simulasi CFD ( Mei -Juni), Draft Skripsi ( Juli ), 4 bulan nunggu revisi skripsi (Agustus – November), SIDANG Revisi (Desember).

Kembali ke cerita wisuda!

Persiapan wisuda selesai sudah, kami sudah memasang strategi agar bisa foto berempat dengan pak herry setelah upacara wisuda nanti, persiapan ini disponsori oleh nggak mau lagi terulang kejadian memalukan. Yak kejadian memalukan itu begini : Setelah SKL keluar, kami berkunjung ke kantor bapak dengan membawa buah sebagai ucapan  terimakasih. Setelah pemberian buah itu, kami diajak foto bersama dengan beliau. Dan saking paniknya, kami bertiga nggak ada yang mengeluarkan kamera. Lalu beliau dengan sigap berkata “ pakai kamera saya aja”. Alhasil,  foto itu disimpan rapi di handphone bapak, kami malu untuk memintanya. Karena kejadian itulah, kami berniat untuk bisa foto bareng dengan beliau pas wisuda ntar biar bisa di tempel di dinding kamar atau dinding facebook, haha,

Saat yang ditunggu-tunggu pun tiba, tapi kali ini aku harus mengubur dalam-dalam keinginan untuk bisa foto bareng pak rector sekaligus dosen pembimbing. Bertepatan dengan hari wisuda, pak Herry sedang dirawat inap di RS PMI. Kabar yang aku dengar, beliau sakit infeksi pernapasan, typus dan gangguan hati. Bayang-bayang sosok beliau memindahkan toga, memberikan ucapan selamat pun sirna sudah. Sediiih sekali rasanya, Ah… impian yang sudah aku dan teman-teman sebimbingan susun begitu matang pun lenyap. Tapi terlepas dari semua kesedihan itu, Get Well Soon Prof Herry. Barakallah, cepat sembuh dosen pembimbing terbaik, tersabar.

Kalau mendengar beliau sakit, jadi inget setahun yang lalu pas jaman-jamannya revisi skripsi. Pernah aku dan teman-teman sebimbingan menunggu dari sore hingga habis magrib di kantor beliau untuk berkonsultasi. Karena memang saat itu kami sudah berjanjian dengan beliau sore hari. Beliau dengan jadwal yang super padat  membuat pertemuan kami ngaret diluar jadwal perjanjian

“ Assalamualaikum.maaf mengganggu Pak, kami sudah menunggu di kantor bapak untuk konsultasi. Terimakasih sebelumnya” aku melayangkan sms ke beliau dengan tujuan untuk meniginformasikan dan mengingatkan beliau.

Lama menunggu balasan, hamper hopeless dan berniat untuk pulang saja karena sudah larut malam, tiba-tiba ada received message

“Maaf, saya sedang ke dokter. Di PMI” Balas beliau

Lalu aku dan teman-teman mulai berbincang-bincang, “beliau apa nggak capek ya setiap hari pulang di atas jam pulang para pekerja kantor dan pegawai-pegawai IPB”

Beliau sering sekali pulang larut malam, melayani banyak tamu yang datang, rapat, tanda tangan dan berkonsultasi skripsi anak bimbingannya dari S1 sampai S3..

Pak Herry memang rector terbaik, dosen pembimbing tersabar. Terimakasih pak sudah mempercayai kami bisa menyelesaikan skripsi dan penelitian tanpa dosen pembimbing kedua. Sekali lagi cepat sembuh pak Herry dan terimakasih banyaaak, Do’a kami menyertai prof🙂

Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s