02.00 WIB

Masih saja terbayang, kamu.

Bukan, bukan tentang rasa atau golakan hati

Bukan juga tentang perasaan sayang, ini aneh

Tiga kali hadir dalam mimpi di malam yang sama

Aku lupa menghitung persis kapan malam itu tiba

Yang aku ingat, hanya memandangmu tak berbicara

Enggan aku menyapa duluan, apalagi kamu

Hanya menatapku, sejenak asa kau pertanyakan

Kau mainkan tatapan itu,

Bicara saja! kataku dalam hati

Ah, ketiga kalinya hadir kau masih tetap sama

Tak bersuara, diam

Menatapku

Susah sekali menafsirkannya

Silogisme dari logika-logika

Mungkin, mungkin dan mungkin

D I A

Pria sindrome miopi itu

 masih menjadi rahasia terjaga

Bahkan sampai detik ini,

0.02 WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s