Ce’es, You start my jouney..

Ce’es, komunitas pertama yang memperkenalkan aku dengan dunia anak, dunia penuh keceriaan, dunia yang tak pernah tak sedikitpun tak ada senyum dan tawa.  Club education, entertainment and softskill memberikan perubahan pada diri saya. “mengeni” kata orang jawa bilang atau “kabitaeun” kata orang sunda. Memang, kegiatan ini membuat saya ketagihan untuk belajar dan bermain bersama anak2.

Ce’es..

Ce’es adalah komunitas sosial dari BEM FATETA yang dibentuk pada tahun 2010 untuk mencari mahasiswa -mahasiswi yang minat bergabung menjadi kakak asuh untuk mengajar di SD sekitar dramaga. Posisi saya di komunitas Ce’es adalah sebagai kakak asuh. Niat awal mengikuti kegiatan ini adalah saya ingin merasakan bagaimana menjadi seorang guru. Saya ambil form dan mendapat kesempatan wawancara langsung oleh shafiyah, salah satu pengurus BEM F yang juga sebagai ketua Ce’es.

Godaan untuk memulai langkah baik it super sekali. Kesempatan wawancara pun selalu batal, entah karena tugas atau kegiatan yang lainnya. Namun, akhirnya kesempatan wawancara itu datang dan kalian tahu dalam wawancara tersebut hal yang paling tidak bisa saya lakukan adalah tolong praktikan bagaimana saya mengajar. Wow, saya belum pernah mengajar apalagi mengajar anak kecil. Hehehe..

Hari minggu adalah hari yang paling ditunggu para kakak asuh, SD situleutik adalah first project. Saya mendapat kesempatan mengajar kelas satu SD, dalam bayangan saya saat itu betapa menyenangkan bisa belajar dari murid kelas satu yang notabenenya masih polos dan lucu. Namun, alangkah terkejut ketika apa yang saya bayangkan sama sekali tidak sesuai dengan keadaan.yeeay… mengajar anak kelas satu SD butuh kesabaran ekstra. “Man Shabara Zafira”. Beragam karakter anak mulai terlihat, Dari yang super nakal sampai yang super prndiam, Dari yang pandai membaca dan menulis sampai yang belum mengetahui abjad A sampai Z pun ada.

” Ayo anak-anak dibuka bukunya, sekarang kakak mau ngasih soal tentang penjumlahan ya, kalian tulis soal dan jawabannya dibuku kalian” okee?

“Okeeee kakaak” jawab mereka serentak

Selain pembelajaran akademik, komunitas Ce’es pun mengajarkan pendidikan karakter dan pengembangan softskill. aneka games, kesenian, keterampilan, olahraga bersama dan yang paling menarik adalah jalan-jalan bersama kakak asuh dengan adik asuh.

I found different something, your smile is so makes me calm, your laugh is so makes me shout if you are the best..

14 november 2010

Ce’es Goes to KEBUN RAYA BOGOR

bayangkan para kakak asuh yang berusia 19- 20 tahun harus berlari-larian, bermain kucing-kucingan, bermain petak umpet, bermain sedang apa di tengah-tengah taman kebun raya bogor??

MALU??

TIDAKKKKK, justru saya ingin merasakan hal seperti itu lagi, lagi dan lagi…😀

Hari itu adalah hari minggu, hari yang sudah ditunggiu-tunggu para adek asuh dan kakak asuh. Semangat membara dan senyum yang tiada hentinya pun terpancar dari adik2 dan kakak2 asuh. konsumsi beres, transportasi beres, perijinan orangtua adik asuh juga beres dan saatnya kita bersenang-senang…😀.

Bismillah.. do’a dari para orang tua adik asuh dan lambaian tangan dari mereka melepaskepergian kita menuju a Journey to giving laugh and smile to our cees’s children

Our destination is Kebun Raya Bogor…

tiga angkutan umum kampus dalam mengantarkan sekitar 40 anak dan 10 kakak asuh menuju tempat yang sebagian besar dari anak-anak belum pernah mengunjunginya. meskipun mereka tinggal dan lahir di kota bogor, masih banyak dari mereka yang belum tahu apa itu kebun raya bogor dan dimana letaknya.

” Hayooo…siapa diantara kalian udah pernah main ke kebun raya bogor’?”

“Belum pernah kak, belum pernah, belum pernah, pengen kesana kak” teriak mereka bersahutan

“Kok belum pernah?” tanya saya dengan mimik selidik

” nggak pernah di ajak ibu bapak kak” jawab andi, bocah kelas 4 SD dengan polosnya

“Jauh kak, nggak bisa jalan kaki. harus naek angkot maha kakl” jawab salah seorang anak

walaupun ada juga satu atau dua anak yang sudah pernah kesana dan menceritakan kepada teman-temannya dengan semangat selama perjalanan di dalam angkutan umum.

Adik asuh dibagi menjadi 3 kelompok, dengan dibimbing oleh dua kakak asuh. setiap kelompok wajib membuat yel-yel semenarik mungkin, so kreativitas adik-adik sangat diperlukan karena kakak-kakak asuh tidah boleh membuatkan yel-yel untuk kelompok mereka. hehe.

Melihat Istana Bogor, melihat rusa-rusa yang cantik, tengok kanan kiri banyak tanaman-tanaman hijau, memasuki rumah anggrek, taman kupu-kupu, bermain futsal di taman KRB, bermain petak umpet dan kucing-kucingan, games melatih keseimbangan otak kanan dan kir dan yang tidak kalah penting adalah foto bersama, umbar senyum dan tawa.

walaupun mereka jalan kaki mengelilingi KRB yang cukup luas tersebut, namun tidak membuat kami mengeluh. meski terkadang, kami harus istirahat di beberapa tempat untuk minum atau mengistirahatkan kaki sejenak.

Tepat pukul 15.00, kami tiba kembali ke halaman depan SD situ leutik dengan diantar angkutan umum yang sama. tampak para orang tua adik asuh berjejer menunggu anak-anak tercintanya.

Selamat datang kembali di SD tercinta, semoga perjalanan kali ini menyenangkan, dan kapan-kapan kita bisa bermain dan belajar lagi ya. Istirahat dulu ya adik-adik, persiapkan buat sekolah hasi senin esok ya🙂 ImageImage

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s