Next Journey, Kandank Jurank Doank..

 

Journey is giving new knowledge if still a beautiful place to meet the children of street in Indonesia J

            Sebagian dari teman-teman yang concern dan memiliki passion tentang dunia pendidikan anak-anak di jalanan mungkin sudah mengenal tempat ini. Kandank jurank adalah sekolah alam Dik doank.  Beliau mempunyai inisiatif membangun tempat tersebut untuk mewadahi pendidikan anak-anak di jalanan. Awal mula pembangunan kandank jurank adalah di kawasan angkasa pura kemudian pada tahun 1997 pindah ke Komplek Alvita, Sawah Baru,di daerah ciputat-tangerang dan tempat itu menjadi sekolah pendidikan anak jalanan dengan kurikulum pembelajaran yang menyenangkan. Namun ternyata tak semulus dibayangkan, kandank jurank yang baru di bangun tersebut harus runtuh karena badai angin yang menghantamnya. Entah, bagaimana cara Allah membangunnya sempurna kembali karena kini kandank jurank tersebut berdiri sangat kokoh dengan arsitektur tempat yang cukup unik. Mau tahu lebih detail sejarah dan event-event dari kandank jurank, see websitenya http://kandankjurank.com.

Image

            Hari minggu tanggal 17 April 2011, Saya diberi kesempatan untuk mengunjungi kandank jurank bersama kakak-kakak dari kompas. Senang, bahagia dan rasanya pengen cepet-cepet sampai di tempat tersebut. Perjalanan yang cukup panjang harus saya lalui untuk sampai di Kandank Jurank. Rutenya sebagai berikut :

Kampus ke Laladon ( Angkutan umum Kampus Dalam), Laladon ke Parung ( Angkutan umum 12), Parung ke pasar ciputat( Angkutan umum 29 ), pasar ciputat ke kandank jurank,  kemudian terakhir dilanjutkan dengan jalan kaki kurang lebih 2 km.

Welcome Kandank Jurank”

            Tentang arsitektur bangunan Kandank Jurank saya tidak akan bercerita panjang lebar karena saking terpesonanya dengan tempat tersebut , teman-teman bisa lihat langsung gambar-gambar berikut :

 

Image

 

Image

 

 

ImageImage

Saya rasa saya tepat memilih hari minggu untuk berkunjung ke kandank jurang karena ternyata pada hari minggu, Dik doank live teaching dengan adik-adik di sana. Materi ajar saat itu adalah melukis dan menyanyi. Kedatangan kami disambut oleh akustik dari anak-anak tersebut. Suaranya, MasyaAllah… Dahsyat sekaliiii… J. Selang beberapa menit, muncul suara yang tidak asing bagi saya dan kakak-kakak. Ya… suara khas dik doank pun terdengar. Penampilan dan suara duet mereka sangat apik dilihat dan didengar. Setelah bernyanyi dan bersenang-senang, pengajaran pun dilanjutkan dengan melukis. Kami pun ditantang Dik doank untuk ikut menggambar dengan adik-adik. Mau tak mau saya pun ikut mengambil secarik kertas gambar A4 dan menggorekan pensil untuk memulai menggambar.

            Dik doank saat itu hanya memberi petunjuk menggambar bebas dan sesukanya, papan besar di tengah-tengah panggung pusat kegiatan menjadi media Dik doank menggoreskan tintanya untuk mulai memberikan contoh pengajaran kepada adik-adik tentang tema menggambar saat itu, yaitu perspektif bebas.

Waktu yang diberikan  untuk menggambar kurang lebih hanya 20 menit. Saya yang  pada saat menginjak sekolah dasar memiliki kemampuan menggambar tidak terlalu bagus merasa kewalahan dengan tantangan tersebut. Alhasil, hasil gambar saya pun seadanya. Dua gunung, satu matahari, langit dan sawah. Hehehe…:p Ternyata, hal itu bukan hanya terjadi pada saya saja, para kakak-kakak juga menggambar demikian. Hahaha :D

Dik doank pun mengevaluasi materi pembelajaran dengan membandingkan hasil karya kami dan karya adik-adik di Kandank Jurank. Dan ternyata memang sangat berbeda sekali hasilnya. Adik-adik yang masih berumur 6 sampai 10 tahun tersebut menggambar dengan sangat bagus dan pintar. Ada yang menggambar kota masa depan, ada yang menggambar masjid istiqlal dikelilingi gereja,pura, dan wihara, ada yang menggambar akibat kalau membuang sampah sembarangan dan masih banyak gambar-gambar lain yang meberikan pengajaran kepada saya jika jangan remehkan anak kecil, benar umur mereka jauh dibawah kita tapi lihatlah kemampuannya menggambar luar biasa hebatnya.

Allah memberikan modal kelebihan masing-masing untuk kita kembangkan, so jangan merasa minder karena kita adalah istimewa dengan kelebihan kita yang orang lain belum tentu bisa :)

 

Image

 

 

Image

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s